• Cerdasnya  orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk hidup yang panjang. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan. Mari kita kumpulkan bekal terbaik untuk hidup yang sebenar-benarnya
  • “Andai saja engkau mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya engkau akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (Mutafaq ‘Alaih)
  • Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan dingin di bagian pusat dan akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan menantikan kedatangan malaikatmaut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT
  • Malaikat maut memperhatikan wajah setiap manusia di muka bumi ini 70x sehari.Ketika Izrail dtg melihat wajah seseorang, didapati orang itu sedang gelaktawa. Maka berkata Malaikat Maut Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Taala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bercanda bergelaktawa. Al-Hadist
Populer:

Bank Account

BRI

No.Rek. 0012.01.110166.50.7

a.n. Sedekah Community


BANK MUAMALAT

No.Rek. 919 7000 999

a.n. Sedekah Community


BCA

No.Rek. 872 005 8601

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


BRI SYARIAH

No. Rek. 133.000.788.2988

a.n. Susi Herawati QQ Sedekah


DONASI MELALUI PAYPAL

Donasi melalui Paypal


Untuk Zakat kami sarankan Bapak/Ibu menyalurkannya langsung dikotanya masing-masing,

Untuk data Administasi kami,Setelah Transfer Donasi/Sedekah Anda, Mohon Konfirmasi ke SMSCentre Sedekah.Net 08777.888.5540, Terima kasih

Program Rutin

-

-

Sedekah Community

Sedekah Menaungi Pemiliknya Di Hari Kiamat

PDF Print E-mail
Written by Ihsan Tandjung    Sunday, 09 February 2014 00:00

Seorang muslim senantiasa khawatir akan nasibnya kelak di hari Kiamat atau hari Berbangkit. Sebab ia faham bahwa pada hari itu umat manusia bakal dibangkitkan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar sedangkan matahari berada sangat dekat dari kepala setiap orang. Maka ketika itu setiap orang sangat ingin agar dirinya bisa bernaung di bawah suatu tempat bernaung agar dapat terhindar dari panasnya sengatan matahari.

Alhamdulillah, Nabi Muhammad memberitahu kepada kita ummatnya, ilmu mengenai apa saja perbuatan yang bila dikerjakan selagi hidup di dunia yang fana ini, dapat menyebabkan hadirnya naungan di hari Kiamat.

Oleh sebab itu seorang muslim-mukmin yang cerdas pasti bersemangat mencari tahu perbuatan apakah gerangan itu. Seorang muslim cerdas sangat peduli dengan apa-apa yang memastikan dirinya selamat dan sukses dalam kehidupan di alam abadi akhirat, sesudah ia meninggalkan dunia fana. Bahkan lebih jauh daripada itu, seorang mukmin pasti berusaha sekuat tenaga mengamalkan ilmu tersebut agar janji yang ada bersamanya menjadi kenyataan kelak di hari tidak ada naungan kecuali naungan yang datang dengan izin dan ridho Allah.

Last Updated on Sunday, 09 February 2014 15:22
Read more...
 

Dialog Iblis dengan Rasulullah SAW

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Saturday, 17 August 2013 07:22

Iblis merupakan satu bangsa Jin yang sangat alim, warak, ahli ibadah, menjadi ketua kepada Malaikat dan Jin. Hingga disaat  Allah s.w.t menjadikan Nabi Adam AS dan memerintahkan semua makhluk untuk sujud kepada Nabi Adam a.s., Iblis ingkar dan tak mau sujud. Iblis telah di murkai dan di laknati oleh Allah s.w.t.

Atas kejadian tersebut Iblis telah minta tangguh umurnya sehingga hari Qiamat dan berjanji untuk menyesatkan seluruh anak cucu Nabi Adam a.s. dengan segala cara dan tipu dayanya. Iblis berjanji di depan Allah s.w.t untuk menyesatkan Seluruh umat manusia kecuali mereka2 yang IKHLAS kerana Allah s.w.t.

Untuk itu kita perlu waspada mengenai hasutan, tindakkan, strategi penyesatan, dan permainan Iblis dan rekan-rekannya. Jika orang itu wara dan alim maka akan di sesatkan dengan kewaraan dan kealimannya. Jika orang itu berilmu maka dia akan memaniskan ilmunya untuk lebih berilmu dan mulai lupakan Allah. Jika orang itu meminati perkara yang samar maka ia akan menjelaskan dan mengatakan yang samar itulah yang benar.

TUJUAN IBLIS : Ialah untuk MENYESATKAN umat manusia dan MEMBELAKANGI ALLAH SWT di dalam kehidupan supaya sama-sama menyertai Iblis.

Untuk itu marilah kita kenali Iblis melalui Dialog antara Rasulullah s.a.w dengan Iblis untuk kita semua lebih peka akan tindak-tanduk Iblis dalam kehidupan kita. Semoga kita semua di beri Rahmat dan Petunjuk untuk menjadi hamba yang benar-benar Ikhlas kepada Allah s.w.t.

Dialog Iblis Dan Rasulullah s.a.w – Iblis Musuh Yang Nyata

Last Updated on Saturday, 17 August 2013 07:49
Read more...
 

Belajar Ikhlas

PDF Print E-mail
Written by faqih muhammad    Tuesday, 23 July 2013 07:45

Ikhlas itu roh kehidupan dan sumber kebahagiaan. Ikhlas hanya bisa keluar dari pribadi yang bekerja dengan semangat memberi dan melayani, bukan dari pribadi yang mengejar upah dan tepuk tangan. Orang yang bekerja ssemata karena mengejar upah, maka durasi kesenangannya hanya sesaat, yaitu ketika menerima uang. Begitu uang dibelanjakan dan habis dibagi, maka kesenangannya pun menghilang.

Ada nasihat klasik, ikhlas itu ibarat burung yang bernyanyi. Dia bisa menyanyi karena bisa dan hobinya menyanyi, tidak mengaharapkan pujuian dan tepuk tangan dari pendengarnya. Ada lagi yang mengibaratkan melayani  dan menolong orang dengan ikhlas itu bagaikan orang membuang hajat. Dia merasa lega dan bahagia setelah mengeluarkannya dan tak ingin mengingat-ingat kembali.
 
Demikianlah, bekerja keras tanpa disertai dengan tindakan cerdas dan ikhlas ujungnya hanya kekecewaan. Di dalam memberi dan melayani, seseorang merasa bangga pada dirinya karena hidupnya merasa bermakna bagi orang lain. Dengan memberi seseorang merasa kaya. Oleh karena itu agama banyak mengajarkan memberi bukannya meminta dan menerima.
Last Updated on Tuesday, 23 July 2013 07:58
Read more...
 

Sedekah Yang Luar Biasa; Meneladani Spirit Kebaikan Ali bin Abi Tholib

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Sunday, 10 February 2013 19:18

Diantara sekian banyak sahabat yang patut kita jadikan tauladan adalah Ali bin Abi Thalib R.A (disingkat Ali). Beliau memiliki tempat yang ‘istimewa’ di sisi Rosululloh Muhammad SAW, selain karena kedekatan hidup, juga karena keterikatan keluarga. Ali adalah anak dari paman nabi yakni Abi Thalib. Nabi sendiri pernah diasuh cukup lama oleh Abi Tholib setelah ditinggalkan orang tua dan kakeknya.

Antara nabi Muhammad dan Ali terdapat rentang perbedaan usia sekitar 30tahun. Jadi saat nabi berusia 30 tahun, Ali baru dilahirkan. Karena nabi pernah diasuh oleh ayahnya Ali, maka tidak bisa dipungkiri Ali kemudian dididik dan dibesarkan oleh baginda nabi. Kedekatan ini, menyebabkan Ali mendapatkan informasi dan ilmu dari hari ke hari dari nabi secara langsung. Sehingga Ali menjadi seorang yang cerdas dan banyak menyampaikan hadits. Para ulama mengatakan kalau nabi diibaratkan sebagai kota ilmu (Madinatul Ilmu), maka Ali adalah pintu gerbangnya (Baabul Ilmu).

Dalam perjuangan dakwah islam, posisi Ali sangatlah luar biasa. Salah satunya adalah sikap heroik dan ‘mengandung resiko’ saat berusia 23 tahun. Ali bersedia tidur di tempat tidur Rosululloh , menggantikan Rosululloh sekaligus mengelabui rencana kaum kafir Quraisy yang akan membunuh Rosululloh . Ali tidur di kamar Rosululloh , sementara Rosululloh  SAW pergi berhijrah dari Mekah ke Madinah.

Read more...
 

Naungan ALLAH Pada Hari Kiamat

PDF Print E-mail
Written by Sedekah.net    Friday, 17 May 2013 16:55

Bismillahirrahmanirrahiim..

Assallamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Sahabat saudaraku fillah..Yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, Islam mengajarkan kita pada umatnya bahwa tidak dikenal pemisahan antara amal dunia dan amal akhirat. Sebab amal dunia dengan sendirinya akan menjadi ibadah kalau dibarengi niat yang tulus dan ikhlas mengharap keridhaan Allah Subahanu wa Ta’ala. Bagaimanupun kita tidak akan dapat terlepas dari ketergantungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Meskipun kita disibukkan dengan hal-hal  materi dan keduniawian  namun kita tetap istiqamah dan senantiasa selalu bersikap,  melakukan ketaatan beribadah hanya ditujukan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala’,dengan menggunakan semua kenikmatan yang telah diberikan, melakukan amalan-amalan  hanya semata-mata-mata untuk mencapai dan meraih keridhaan-Nya.

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :

 

“ AKU (ALLAH)’ Tidak Menciptakan Jin dan Manusia, Melainkan supaya mereka (Beribadah) ‘Menyembah-KU’. (QS. Adz Dzariyat : 56).

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai hamba-hamba-Nya, yang  senantiasa selalu berusaha memanfaatkan  kehidupannya dengan  kebaikan, tentunya mengisinya dengan amal shaleh.  Setiap muslim   tentunya mengharapkan bahwa dalam perjalanan hidupnya akan meraih keselamatan  baik didunia terlebih keselamatan di negeri akhirat kelak.

 

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :

Last Updated on Friday, 17 May 2013 17:20
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 11